my desire

koneksi ke internet dengan mobi dan ubuntu intrepid ibex

Apr 27, 2009 Author: azil | Filed under: internet, mobi

Paket modem mobi telah ditangan. Sayangnya dalam paket tersebut hanya ada petunjuk penggunaan untuk pelanggan yang menggunakan sistem operasi  windows xp dan  windows vista. Tidak ada petunjuk untuk sistem operasi lain, mac, linux, apalagi *bsd. sigh

Dibawah ini adalah yang saya lakukan untuk terkoneksi ke internet dengan menggunakan layanan mobi dan sistem operasi linux (dalam hal ini saya menggunakan ubuntu intrepid ibex).

azil@arp:~$ sudo su -
[sudo] password for azil:
root@arp:~# touch /etc/wvdial.conf
root@arp:~# wvdialconf
Editing `/etc/wvdial.conf’.

Scanning your serial ports for a modem.

Modem Port Scan<*1>: S0   S1   S2   S3
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
ttyACM0<*1>: Modem Identifier: ATI — Manufacturer: UTStarcom communication Inc.
ttyACM0<*1>: Speed 4800: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 9600: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 19200: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 38400: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 57600: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 115200: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 230400: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 460800: AT — OK
ttyACM0<*1>: Max speed is 460800; that should be safe.
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 9600 baud, next try: 9600 baud
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — and failed too at 115200, giving up.

Found an USB modem on /dev/ttyACM0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyACM0<Info>: Speed 460800; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0″
root@arp:~# cat /etc/wvdial.conf

[Dialer Defaults]
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
; Phone = <Target Phone Number>
ISDN = 0
; Username = <Your Login Name>
Init1 = ATZ
; Password = <Your Password>
Modem = /dev/ttyACM0
Baud = 460800

root@arp:~# vi /etc/wvdial.conf

[Dialer Defaults]
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
Phone = #777
ISDN = 0
Username = username@evdo.mobile-8.net
Init1 = ATZ
Password = password
Modem = /dev/ttyACM0
Baud = 460800

Setelah selesai, coba dial dengan menggunakan perintah

azil@arp:~$ sudo wvdial
[sudo] password for azil:
–> WvDial: Internet dialer version 1.60

Setelah terkoneksi, test kecepatannya dengan bantuan speedtest.net

http://www.speedtest.net/result/461124943.png

Selesai, mudah dan tidak repot. Selamat berkarya!  :)


cek mri untuk arkan II

Mar 30, 2009 Author: azil | Filed under: arkan

sesuai jadwal dan rencana kita sebelumnya, jum’at 27 maret 2009, kita bawa arkan ke rs. omni intl. rencana kita untuk membuat tidur secara alami pada proses mri, gagal total. strategi kita saat itu adalah, dengan tidak membuat arkan tidur terutama pada sore hari. sampai akhirnya pada sore setelah arkan mandi, dia rewel karena ngantuk. saya letakkan di kasur, dia langsung tertidur pulas. sampai akhirnya jam lima sore kita bangunkan dan diajak main.

janji dengan bagian radiologi pukul 19:30. karena pada pukul tersebut adalah waktunya dia tidur. tapi apa boleh buat. ruang mri yang begitu dingin, serta arkan yang juga sempat tidur membuatnya tampak ’segar’. awalnya kita tetap berusaha membuat tidur secara manual, berhasil tidur tapi terbangun saat diletakkan di mesin mri.  dengan terpaksa saya menerima anjuran dokter untuk memberikan obat tidur dimana menurut dokter, obat tersebut hanya bekerja selama kurang lebih dua puluh menit.

pemeriksaan dimulai pukul 21:00, dimana normalnya menurut petugas pemeriksaan mri berkisar empat puluh menit. tapi arkan, diperkisa dalam waktu kurang lebih satu jam. penyebabnya, arkan sempat ‘bergerak’ dan posisinya berubah. sementara dalam pemeriksaan tersebut, dilarang untuk bergerak.  

dingin, dan hampir membeku. begitulah yang kita rasakan saat menemani arkan di ruang mri. setelah pemeriksaan selesai, kami peluk arkan dengan erat. agar kembali hangat. hasil dari pengecekan kita dapatkan esok hari, namun kita  belum sempat berkonsultasi dengan dokter ortopedinya. rencana, sabtu besok 4 april 2009 kita akan berkonsultasi dengan dokternya (dr. sapto).

semoga tidak terjadi apapun yang berarti.

Advertising