yeah..rite..™ lebaran sudah lewat, lebaran sudah habis, habis lebaran. singkat cerita, begitulah kurang lebih. And gosh… this lebaran was something different, at least for me. SKiP talkin about difference what date i took lebaranDay. that was BASI.

Anyway.. sampai sekarang I (hm.. but actualy, me and my wife) have not finished yet for lebaran. Maksudnya, from all of big family yang kami miliki (yes again, me and my wife), belum semuanya kami kunjungi. At least ketemu di suatu tempat baik sengaja maupun sangat disengaja *ahakahak*. Selain kami berasal dari keluarga besar dan berasal dari rumpun yang berbeda, kami tidak mengambil cuti bersama yang disediakan pemerintah. So limited time for us. Oh iya, sebenarnya gue adalah penganut “kalau belum ke rumahnya, berarti belum lebaran”. It means that gue harus ke rumah A walaupun kita sudah pernah ketemu disuatu tempat. Walaupun gag saklek juga, sampai akhirnya gue sadar bahwa hei.. we’re fighting with time. Fine!

Talkin habis lebaran, to be honest banyak agenda yang harus dikerjakan. Inilah itulah… dari yang sekedar ganti ban motor, menghadiri beberapa undangan pernikahan relasi (barokallah Fren…), sampai pindah ke istana-ketjil. Yang paling nyita pikiran sebenarnya ya yang terakhir itu, pindah.

Singkat cerita kami mengagendakan untuk sesegera mungkin untuk berbeda atap dengan orangtua as soon as we are ready :mrgreen: Rethinkin about kesiapan, gue pikir kami butuh sedikit waktu untuk pemanasan. Khawatir kalau kami langsung, gue dan terutama istri bakal shock. Jadilah kita menikmati satu bulan tinggal di PondokMertuaIndah. Setelah mengalami pembulatan dengan bulan Ramadhan, habis lebaran adalah waktunya yang sesuai dengan rencana. Alhamdulillah, situasi dan kondisi sudah siap. Which mean, sebelum nikah, kami sudah mempersiapkan istana-ketjil. Pokoknya, dengan menghiraukan berbagai hal, siap huni.

Entah, what do we call it. Pindah? sepertinya bukan. Mungkin lebih tepatnya “Well come to the real..real..real.. world”. Gak bermaksud untuk ngeluh, apalagi curhat colongan dan murahan, pokoknya singkat cerita, pendek kata start on sabtu besok kami mulai pindah ke istana-kejtil kami. Ada yang mau bantu angkat – angkat? Eh.. angkat apa yah? Semenjak kami menikah, kami sudah memulai untuk menyicil barang – barang yang boleh kita bawa dari rumah ortu :mrgreen: . Ahak..ahak.. ya.. apalagi selain dari pada barang – barang tersebut dan kado dari rekan – rekan tercinta. Eh iya salah satu temannya Bapak give us kulkas, Alhamdulillah. Dan kalau mbicaraken kado, kado yang kami terima sudah lebih dari cukup untuk daily activity. Mohon do’a restunya..