hari jumat yang lalu, 20 Juni 2008, telepon pstn telkom (selanjutnya akan ditulis “telepon” saja) saya mengalami gangguan. dari informasi yang saya dapat, menyatakan bahwa telepon saya memiliki masalah dengan pembayaran. padahal sudah jelas, saya adalah pelanggan setia telkom dengan membayar tagihan tepat waktu (walau pernah beberapa kali telat). tapi yang jelas, untuk periode billing cycle bulan ini saya sudah membayar tagihan tersebut dan tidak telat membayarnya.

coba cari – cari informasi nomor call center telkom yang bisa dihubungi, dapat  ivr 147. dan itupun saya tidak bisa menghubungi petugas / operator (eh atau saya yang tidak menemukan menunya dari ivr tersebut?). ya berarti, kalaupun ada, menu tersebut tidak efektif. buktinya saya tidak menemukannya.

penasaran terus berlanjut. langkah selanjutnya saya hubungi salah satu relasi yang bertugas di telkom jakarta barat. dan pada saat itu beliau sedang bertugas. setelah saya ceritakan masalahnya, beliau mengatakan sedang ada masalah di central dan katanya tunggu saja sampai paling lambat tanggal 26 Juni. eh? satu minggu? setengah percaya setengah tidak. masalah di central butuh waktu berhari – hari? kalau di tempat saya bekerja kejadian seperti itu terjadi, langsung ada pemecatan Vice President. :mrgreen:

saya coba telepon nomor pstn saya melalui gsm. ada nada sambung dan ternyata diangkat. saya ajak bicara baik – baik, oleh yang bersangkutan langsung ditutup. mungkin karena sudah malam, saya maklum. ke esokan harinya, saya coba hubungi lagi nomor pstn.  dan diangkat, tetapi lawan bicara lebih ramah dari yang ketika saya hubungi di malam hari. singkat cerita, beliau baru saja melakukan pembayaran kembali tagihan telepon yang sempat diputus oleh telkom. lalu beliau dijanjikan oleh petugas telkom bahwa nomor pstn beliau akan bisa beroperasi hari senin (besok). justru beliau kaget pada saat jumat malam ada telepon (kalau dilihat dari catatan waktu, saya yang menelepon). beliau juga terkaget – kaget ketika beliau mencoba untuk melakukan panggilan ke gsm, yang muncul justru bukan nomor yang biasa beliau pakai. nomor tersebut adalah nomor ‘lain’, yang dimana itu adalah nomor saya. beda satu angka di belakang.

dengan demikian, sudah jelas masalah bukan pada central.  tetapi ada sedikit kekeliruan dari petugas. kalau masalah di central, kemungkinan satu wilayah (bahkan seluruhnya) akan tidak bisa menggunakan jaringan pstn tersebut.

timbul pertanyaan saya sebagai pengguna biasa, kok bisa keliru begitu? fatal sekali ini. dan lebih parahnya lagi, KEMANA SAYA HARUS MELAKUKAN PENGADUAN?

#inforrmasi terakhir 22 Juni 2008: Pagi hari akhirnya saya menemukan menu untuk berbicara dengan call center di 147. *phew*. mereka mengatakan ada gangguan masal untuk daerah saya. yang tidak bisa dipercaya ketika saya tanya sampai kapan gangguan ini akan terjadi, mereka mengatakan paling lama sampai 26 Juni 2008. satu pekan lagi, alias enam hari lagi. maunya pindah layanan ke operator pstn lainnya, tapi apa daya telkom memperdaya hajat hidup orang banyak. *sigh*