my desire
belakangan ini sibuk di kantor sudah menjadi nama tengah. tidak sempat bersosialisasi dengan internet dan teman – teman di kantor adalah fitur yang harus diterima. berangkat ke kantor gelap, pulang ke rumah gelap. bahkan kadang pulang kerumah untuk berangkat kembali
. sampai di kantor, tidak punya banyak kesempatan buka firefox untuk bersosialisasi dengan internet yang sudah tidak seperti sediakala.
bukan berarti menolak untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang harus dikerjakan di tempat kerja
, tetapi semenjak pindah lantai, patch spX, dan restrukturisasi, aliran sungai ciliwung kembali deras. from a to z, dari yang harus dikerjakan saat ini, bisa dikerjakan nanti, bisa dikerjakan besok, bisa dikerjakan kapan – kapan, mendadak masuk dalam daftar “YANG HARUS DIKERJAKAN HARI INI”. ditambah dengan merembetnya ke sana- sini dari rasa penasaran, seolah 8:00 – 18:00 menjadi hanya 5 menit. di rumah, seringnya bermalam di ruang depan berhadapan dengan monitor crt 14″ demi menuntaskan hasrat penasaran dari PR di kantor. huhu.. padahal saat – saat ini pula ybs sedang mengalami masa yang sangat membutuhkan SUAMI SIAGA.
tiba – tiba jemari ini menjadi lincah di atas papan ketik, ketika menari tarian jaipong berbalut oracle10g, informix, aix, ksh, awk, perl. setiap baris yang teruntai adalah makna puitis dari dokumen sakti resmi yang disampaikan teman – teman di marketing, sales, dan timhore lainnya. beberapa kali sumpah serampah para pengamat, komentator, dan tuan hebat juga terselamatkan berkat tarian jemari ini.
mendadak kaget dan bahagia juga, ketika mendengar segerombolan teman – teman seper-bengongan terdahulu yang tiba – tiba meroket meloncati dua hingga tiga anak tangga dari tangga yang berjalan. congrats guys, see you at the top of roof. orang kanan, di tempat kanan, di waktu kanan. *ngaco*
pernah dan seringnya pak mario teguh menyampaikan (kurang lebih) “banyak orang yang sibuk melakukan hal yang sebenarnya tidak penting tapi dibuat penting. sementara mereka mengabaikan hal yang sebenarnya penting”. saat ini, daftar TODO yang tersusun sedikit berantakan masih sesuai dengan goal path dari buku “besar perjalanan seorang azil”. haha.. lagi – lagi unsur pembela diri yang jitu. baiklah, huff… begitulah perjalanan dari cita – cita dari pendambaan sebuah proses yang indah.
btw, selain pekerjaan kantor, kantor ke dua juga sedang membutuhkan perhatian khusus. jalannya mendadak tertatih pada saat harusnya sudah bisa ikut atletik jalan cepat atau sprint. bongkar – bongkar isi otak sambil menahan setiap detik jarum jam bergerak. dan satu lagi, penantian sir_azil_jr. sudah mendekati waktunya. dagdigdug walau daftar yang harus diselesaikan sudah hampir terpenuhi.
eh, apa kabar?