ada satu ilmu yang saya dapat dari lahirnya azil jr I., mengenai asi. ternyata asi tidak langsung keluar pada hari pertama seorang ibu melahirkan. kalaupun ada, menurut dokter spog dan bidan yang sempat saya tanya, hanya sedikit ibu yang bisa seperti itu. dan ternyata, bayi yang baru keluar rahim dari ibunya mampu bertahan tidak makan sampai dengan dua hari.  connected? subhanallah…

jadi, ada kesempatan bagi para ibu untuk lebih berusaha yang asinya tidak keluar seketika pada saat  melahirkan. caranya? yang dilakukan oleh istri saya pada saat itu adalah dengan menempelkan secara ‘paksa’ mulut dari pada bayi ke payudaranya. setelah dibersihkan bayi dipaksa untuk menyedot susu dari ibunya, keluar atau tidak keluar susu tersebut. dengan disiplin dari ibunya, azil jr I. ditempelkan ke puting ibunya selama minimal satu jam pada setiap periodenya untuk merangsang agar bayi dan payudara saling bekerja sama. sebisa mungkin bayi dipaksa untuk tidak tidur saat proses tersebut. yang dilakukan istri saya agarazil jr I. tidak tidur adalah dengan mengelitiki mulut, telinga, dan kadang membuka bedongnya untuk mengelitiki kaki agar bayi terjaga dari tidurnya.

alhamdulillah, kalau tidak salah, pada hari ketiga asi dapat keluar. walaupun awalnya berjumlah sedikit dan terasa sakit, masih dalam tahap wajar. ternyata, pikiran yang tenang dari seorang ibu dapat mempengaruhi keluarnya asi. dokter, bidan dan orang tua pun mengatakan hal senada. sebagai seoarang suami, sudah menjadi kewajiban untuk menenangkan istrinya. caranya? anda lebih paham karakter istri anda.

berbagai cara dilakukan agar asi dapat keluar lancar dan lebih banyak. dengan menghabiskan satu sisi sebelum pindah ke sisi lain misalnya. atau dengan makan sayuran hijau dan segar (katuk, bayam). atau dengan meminum vitamin yang diberikan oleh dokter. bicara tentang vitamin, kami sempat terkejut ketika mendapatkan informasi bahwa vitamin yang diberikan dokter ternyata tidak halal. setelah cari informasi di internet, ternyata benar bahwa vitamin[1] tersebut mengandung babi. *internet hebat ya(tm-ketjil).  hati – hati wahai orang tua…

awalnya semua begitu dramatis. asi yang sulit keluar, siketjil yang nangis setiap terus, menambah daftar kepanikan. sebagai seoarang suami, tetap tenang adalah sikap yang bijak. karena dengan ketengangan tersebut, kita bisa menangkan istri kita tercinta.

kemarin, saya terkejut bin kaget bin senang. istriku mengabarkan bahwa air susunya sudah keluar banyak pada saat beliau mencoba untuk memompanya keluar dengan bantuan alat pompa asi. dari yang biasanya hanya 20ml untuk proses memompa sekitar satu jam, kemarin mendatkan lebih dari 50ml untuk proses kurang dari setengah jam. alhamdulillah…

oh iya, jika belum melahirkan, coba berikan wawasan istri mengenai asi. belikan buku / bacaan yang terkait, atau dampingi ia ke tempat diselenggarakannya senam hamil. karena ternyata, menurut cerita dari istri saya, ketika senam hamil banyak diselingi ilmu tambahan lainnya.

selamat berjuang wahai ayah! selamat berjuang wahai bunda! selamat menjadi orang tua! semoga anak – anaknya menjadi anak yang soleh dan soleha, penuh keikhlasan, dan tetap berada dalam lindunganNya.

[1] http://www.google.co.id/search?hl=id&q=moloco+asi&btnG=Telusuri+dengan+Google&meta=