<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>azil.web.id &#187; life</title>
	<atom:link href="http://my.azil.web.id/desire/category/life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://my.azil.web.id/desire</link>
	<description>my desire</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Dec 2011 03:08:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>hidup dalam dunia statistik?</title>
		<link>http://my.azil.web.id/desire/2008/10/24/hidup-dalam-dunia-statistik/</link>
		<comments>http://my.azil.web.id/desire/2008/10/24/hidup-dalam-dunia-statistik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 04:10:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azil</dc:creator>
				<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[sux]]></category>
		<category><![CDATA[works]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my.azil.web.id/desire/2008/10/24/hidup-dalam-dunia-statistik/</guid>
		<description><![CDATA[si otong yang setelah berulang kali nonton trilogi the matrix baru mengerti pesan apa yang ingin disampaikan. walaupun dia mengerti, tetapi dia berteguh untuk tidak mempercayainya apalagi menerapkan dalam kehidupannya sehari &#8211; hari. dalam suatu kesempatan di sore hari, ketika si otong sedang mengerjakan sebuah tugas penting dari atasannya, terpikir olehnya betapa bosannya dia. bosan hari ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>si otong yang setelah berulang kali nonton trilogi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Matrix_(series)">the matrix</a> baru mengerti pesan apa yang ingin disampaikan. walaupun dia mengerti, tetapi dia berteguh untuk tidak mempercayainya apalagi menerapkan dalam kehidupannya sehari &#8211; hari.</p>
<p>dalam suatu kesempatan di sore hari, ketika si otong sedang mengerjakan sebuah tugas penting dari atasannya, terpikir olehnya betapa bosannya dia. bosan hari ini harus begini, besok harus begitu, lusa tetap harus seperti itu. kumpulan angka yang tersusun rapih dalam deretan spreadsheet yang merangkum laporan dari kegiatan korporasi selama satu pekan dipandanginya secara datar. basi, pikirnya.</p>
<p>dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumahnya, si otong punya trik sendiri untuk meminimalisasi terjebak dalam kemacetan. salah satu dari sekian banyak catatan kecil yang menghiasi memori jangka pendeknya. si otong sudah bisa memprediksi dan melakukan analisa, hari ini dia<span style="font-weight: bold" class="Apple-style-span"> harus </span>lewat mana, jam berapa, dan jalur mana (kiri atau kanan).</p>
<p>sesampainya di rumah, setelah si otong melepas kangen dengan keluarga, ia sambangi koran harian yang belum sempat ia baca. ia amati dari mulai tanggal terbitnya koran, jumlah halaman, rangkuman berita di halaman depan dan halaman belakang, sampai bagian keuangan yang selalu menampilkan grafik nan indah. sesekali ia tersenyum, sesekali ia mengerutkan dahinya. sembari baca koran, si otong sibuk mengganti saluran stasiun tv. pilih &#8211; pilih, tetapi tidak ada acara yang bagus. &#8220;oh iya, kalau hari selasa acara di stasiun tivi lokal tidak ada yang bagus&#8221; gumamnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://my.azil.web.id/desire/2008/10/24/hidup-dalam-dunia-statistik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>dag dig dug</title>
		<link>http://my.azil.web.id/desire/2008/09/17/dag-dig-dug/</link>
		<comments>http://my.azil.web.id/desire/2008/09/17/dag-dig-dug/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 17:09:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azil</dc:creator>
				<category><![CDATA[life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my.azil.web.id/desire/2008/09/17/dag-dig-dug/</guid>
		<description><![CDATA[dagdigdug&#8230;dagdigdug&#8230;dagdigdug&#8230; berdebar kencang rasanya jantung gue. berjuta rasa. harap &#8211; harap cemas. adalah tentang menanti datangnya hari lahir azil jr. yang pada saat ini sudah masuk sembilan bulan. hanya tinggal menghitung hari. dari pemeriksaan dokter semenjak beberapa bulan yang lalu, diperkirakan berjenis kelamin pria. jagoan soleh, insyaallah. apapun, yang penting sehat. *berdebar*]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dagdigdug&#8230;dagdigdug&#8230;dagdigdug&#8230; berdebar kencang rasanya jantung gue. berjuta rasa. harap &#8211; harap cemas. adalah tentang menanti datangnya hari lahir azil jr. yang pada saat ini sudah masuk sembilan bulan. hanya tinggal menghitung hari.</p>
<p>dari pemeriksaan dokter semenjak beberapa bulan yang lalu, diperkirakan berjenis kelamin pria. jagoan soleh, insyaallah. apapun, yang penting sehat.</p>
<p><em>*berdebar*</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://my.azil.web.id/desire/2008/09/17/dag-dig-dug/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>mendadak sibuk beneran di kantor</title>
		<link>http://my.azil.web.id/desire/2008/08/22/mendadak-sibuk-beneran-di-kantor/</link>
		<comments>http://my.azil.web.id/desire/2008/08/22/mendadak-sibuk-beneran-di-kantor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 03:50:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azil</dc:creator>
				<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[Social]]></category>
		<category><![CDATA[sux]]></category>
		<category><![CDATA[works]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my.azil.web.id/desire/2008/08/22/mendadak-sibuk-beneran-di-kantor/</guid>
		<description><![CDATA[belakangan ini sibuk di kantor sudah menjadi nama tengah. tidak sempat bersosialisasi dengan internet dan teman &#8211; teman di kantor adalah fitur yang harus diterima. berangkat ke kantor gelap, pulang ke rumah gelap. bahkan kadang pulang kerumah untuk berangkat kembali . sampai di kantor, tidak punya banyak kesempatan buka firefox untuk bersosialisasi dengan internet yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>belakangan ini <em>sibuk di kantor</em> sudah menjadi nama tengah. tidak sempat bersosialisasi dengan internet dan teman &#8211; teman di kantor adalah fitur yang harus diterima. berangkat ke kantor gelap, pulang ke rumah gelap. bahkan kadang pulang kerumah untuk berangkat kembali <img src='http://my.azil.web.id/desire/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . sampai di kantor, tidak punya banyak kesempatan buka firefox untuk bersosialisasi dengan internet yang sudah tidak seperti sediakala.</p>
<p>bukan berarti menolak untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang harus dikerjakan di tempat kerja <img src='http://my.azil.web.id/desire/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> , tetapi semenjak pindah lantai, <em>patch spX</em>, dan restrukturisasi, aliran sungai ciliwung kembali deras. from a to z, dari yang harus dikerjakan saat ini, bisa dikerjakan nanti, bisa dikerjakan besok, bisa dikerjakan kapan &#8211; kapan, mendadak masuk dalam daftar &#8220;YANG HARUS DIKERJAKAN HARI INI&#8221;.  ditambah dengan merembetnya ke sana- sini dari rasa penasaran, seolah 8:00 &#8211; 18:00 menjadi hanya 5 menit. di rumah, seringnya bermalam di ruang depan berhadapan dengan monitor crt 14&#8243; demi menuntaskan hasrat penasaran dari PR di kantor. huhu.. padahal saat &#8211; saat ini pula ybs sedang mengalami masa yang sangat membutuhkan <em>SUAMI SIAGA.</em></p>
<p>tiba &#8211; tiba jemari ini menjadi lincah di atas papan ketik, ketika menari tarian jaipong berbalut oracle10g, informix, aix, ksh, awk, perl. setiap baris yang teruntai adalah makna puitis dari dokumen sakti resmi yang disampaikan teman &#8211; teman di marketing, sales, dan timhore lainnya. beberapa kali sumpah serampah para pengamat, komentator, dan <em>tuan hebat</em> juga terselamatkan berkat tarian jemari ini.</p>
<p>mendadak kaget dan bahagia juga, ketika mendengar segerombolan teman &#8211; teman seper-bengongan terdahulu yang tiba &#8211; tiba meroket meloncati dua hingga tiga anak tangga dari tangga yang berjalan.  congrats guys, see you at the top of roof. orang kanan, di tempat kanan, di waktu kanan. *ngaco*</p>
<p>pernah dan seringnya pak <a href="http://www.mtsuperclub.com/" title="mario teguh super club">mario teguh</a> menyampaikan (kurang lebih) &#8220;banyak orang yang sibuk melakukan hal yang sebenarnya tidak penting tapi dibuat penting. sementara mereka mengabaikan hal yang sebenarnya penting&#8221;. saat ini, daftar TODO yang tersusun sedikit berantakan masih sesuai dengan <em>goal path</em> dari buku &#8220;<em>besar perjalanan seorang azil&#8221;</em>. haha.. lagi &#8211; lagi unsur pembela diri yang jitu. baiklah, huff&#8230; begitulah perjalanan dari cita &#8211; cita dari pendambaan sebuah proses yang indah.</p>
<p><em>btw</em>, selain pekerjaan kantor, kantor ke dua juga sedang membutuhkan perhatian khusus. jalannya mendadak tertatih pada saat harusnya sudah bisa ikut atletik jalan cepat atau <em>sprint</em>. bongkar &#8211; bongkar isi otak sambil menahan setiap detik jarum jam bergerak. dan satu lagi, penantian sir_azil_jr.  sudah mendekati waktunya. dagdigdug walau daftar yang harus diselesaikan sudah hampir terpenuhi.</p>
<p>eh, apa kabar?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://my.azil.web.id/desire/2008/08/22/mendadak-sibuk-beneran-di-kantor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>gue dan metromini</title>
		<link>http://my.azil.web.id/desire/2008/08/04/gue-dan-metromini/</link>
		<comments>http://my.azil.web.id/desire/2008/08/04/gue-dan-metromini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 15:42:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azil</dc:creator>
				<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[sux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my.azil.web.id/desire/2008/08/04/gue-dan-metromini/</guid>
		<description><![CDATA[seingat gue, kali pertama gue naik metromini adalah dulu waktu ke rumah nenek di daerah johar. kurang tahu pasti lewat mana, dan ke arah mana, yang gue ingat gue pernah naik metromini ke rumah nenek dan sopirnya ugal &#8211; ugalan dalam mengendarai metromini. dulu dan sekarang, ugal &#8211; ugalan sepertinya sudah menjadi aliran darah yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>seingat gue, kali pertama gue naik metromini adalah dulu waktu ke rumah nenek di daerah johar. kurang tahu pasti lewat mana, dan ke arah mana, yang gue ingat gue pernah naik metromini ke rumah nenek dan sopirnya ugal &#8211; ugalan dalam mengendarai metromini.</p>
<p>dulu dan sekarang, ugal &#8211; ugalan sepertinya sudah menjadi aliran darah yang mengalir bagi para supir metromini. yeah rite, generalisasi <img src='http://my.azil.web.id/desire/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  dan gue yakin, lebih dari 68% dari yang baca tulisan ini pasti setuju kalau mereka, supir metromini -red, cenderung ugal &#8211; ugalan dalam mengendarai metromini.</p>
<p>ketika gue mengendarai sepeda motor (atau mobil),  salah satu hal yang paling gue benci adalah berpapasan (bertemu) dengan metromini. berhenti di sembarang tempat sesuka hati, hitamnya asap knalpot, menyerobot jalur, dan masih banyak lagi hal yang membuat gue benci dengan metromini.  sialnya, hampir seluruh jalanan di ibu kota jakarta adalah jalur yang dilalui oleh metromini.</p>
<p>&#8220;<em>maklum bos&#8230; kejar setoran&#8221;</em>. ok, baiklah. tapi apakah bisa maklum juga dengan kesehatan, dan keselamatan pengguna lalu lintas lainnya? sempat terpikir, jika gue punya kewenangan mengatur (memperbaiki) tata kota dan transportasi, yang pertama gue akan lakukan adalah menghilangkan metromini dan menggantinya dengan yang jauh lebih baik. meniru<em> &#8216;suksesnya&#8217;</em> bang yos dengan<em> </em>konsep <em>bus waynya </em>mungkin <img src='http://my.azil.web.id/desire/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sudah beberapa hari ini (mungkin sampai beberapa pekan ke depan), gue menjadi penumpang metromini lagi. apa yang gue rasakan? entahlah, nyaman? jauh dari rasa nyaman. ngeri? iya jika melihat bagaimana sopir metromini menyetir.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://my.azil.web.id/desire/2008/08/04/gue-dan-metromini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>mengalami gangguan jaringan pstn telkom lebih dari dua hari</title>
		<link>http://my.azil.web.id/desire/2008/06/22/mengalami-gangguan-jaringan-pstn-telkom-lebih-dari-dua-hari/</link>
		<comments>http://my.azil.web.id/desire/2008/06/22/mengalami-gangguan-jaringan-pstn-telkom-lebih-dari-dua-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 17:36:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azil</dc:creator>
				<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[sux]]></category>
		<category><![CDATA[telecommunication]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my.azil.web.id/desire/2008/06/22/mengalami-gangguan-jaringan-pstn-telkom-lebih-dari-dua-hari/</guid>
		<description><![CDATA[hari jumat yang lalu, 20 Juni 2008, telepon pstn telkom (selanjutnya akan ditulis &#8220;telepon&#8221; saja) saya mengalami gangguan. dari informasi yang saya dapat, menyatakan bahwa telepon saya memiliki masalah dengan pembayaran. padahal sudah jelas, saya adalah pelanggan setia telkom dengan membayar tagihan tepat waktu (walau pernah beberapa kali telat). tapi yang jelas, untuk periode billing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hari jumat yang lalu, 20 Juni 2008, telepon pstn telkom (selanjutnya akan ditulis &#8220;telepon&#8221; saja) saya mengalami gangguan. dari informasi yang saya dapat, menyatakan bahwa telepon saya memiliki masalah dengan pembayaran. padahal sudah jelas, saya adalah pelanggan setia telkom dengan membayar tagihan tepat waktu (walau pernah beberapa kali telat). tapi yang jelas, untuk periode billing cycle bulan ini <strong>saya sudah membayar tagihan</strong> tersebut dan <strong>tidak telat membayarnya.</strong></p>
<p>coba cari &#8211; cari informasi nomor <em>call center</em> telkom yang bisa dihubungi, dapat  <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IVR">ivr </a>147. dan itupun saya tidak bisa menghubungi petugas / operator (eh atau saya yang tidak menemukan menunya dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IVR" title="IVR">ivr </a>tersebut?). ya berarti, kalaupun ada, menu tersebut tidak efektif. buktinya saya tidak menemukannya.</p>
<p>penasaran terus berlanjut. langkah selanjutnya saya hubungi salah satu relasi yang bertugas di telkom jakarta barat. dan pada saat itu beliau sedang bertugas. setelah saya ceritakan masalahnya, beliau mengatakan sedang ada masalah di <em>central </em>dan katanya tunggu saja sampai paling lambat tanggal 26 Juni. eh? satu minggu? setengah percaya setengah tidak. masalah di central butuh waktu berhari &#8211; hari? kalau di tempat saya bekerja kejadian seperti itu terjadi, langsung ada pemecatan <em>Vice President.</em> <img src='http://my.azil.web.id/desire/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>saya coba telepon nomor pstn saya melalui gsm. ada nada sambung dan ternyata diangkat. saya ajak bicara baik &#8211; baik, oleh yang bersangkutan langsung ditutup. mungkin karena sudah malam, saya maklum. ke esokan harinya, saya coba hubungi lagi nomor pstn.  dan diangkat, tetapi lawan bicara lebih ramah dari yang ketika saya hubungi di malam hari. singkat cerita, beliau baru saja melakukan pembayaran kembali tagihan telepon yang sempat diputus oleh telkom. lalu beliau dijanjikan oleh petugas telkom bahwa nomor pstn beliau akan bisa beroperasi hari senin (besok). justru beliau kaget pada saat jumat malam ada telepon (kalau dilihat dari catatan waktu, saya yang menelepon). beliau juga terkaget &#8211; kaget ketika beliau mencoba untuk melakukan panggilan ke gsm, yang muncul justru bukan nomor yang biasa beliau pakai. nomor tersebut adalah nomor &#8216;lain&#8217;, yang dimana itu adalah nomor saya. beda satu angka di belakang.</p>
<p>dengan demikian, sudah jelas masalah bukan pada central.  tetapi ada sedikit kekeliruan dari petugas. kalau masalah di central, kemungkinan satu wilayah (bahkan seluruhnya) akan tidak bisa menggunakan jaringan pstn tersebut.</p>
<p>timbul pertanyaan saya sebagai pengguna biasa, kok bisa keliru begitu? fatal sekali ini. dan lebih parahnya lagi, <a href="http://my.azil.web.id/desire/2008/06/22/kemana-komplain-jika-mengalami-gangguan-jaringan-pstn-telkom/">KEMANA SAYA HARUS MELAKUKAN PENGADUAN</a>?</p>
<p>#inforrmasi terakhir 22 Juni 2008: Pagi hari akhirnya saya menemukan menu untuk berbicara dengan call center di 147. *phew*. mereka mengatakan ada gangguan masal untuk daerah saya. yang tidak bisa dipercaya ketika saya tanya sampai kapan gangguan ini akan terjadi, mereka mengatakan paling lama sampai 26 Juni 2008. satu pekan lagi, alias enam hari lagi. maunya pindah layanan ke operator pstn lainnya, tapi apa daya telkom memperdaya hajat hidup orang banyak. *<em>sigh</em>*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://my.azil.web.id/desire/2008/06/22/mengalami-gangguan-jaringan-pstn-telkom-lebih-dari-dua-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

