my desire
si otong yang setelah berulang kali nonton trilogi the matrix baru mengerti pesan apa yang ingin disampaikan. walaupun dia mengerti, tetapi dia berteguh untuk tidak mempercayainya apalagi menerapkan dalam kehidupannya sehari – hari.
dalam suatu kesempatan di sore hari, ketika si otong sedang mengerjakan sebuah tugas penting dari atasannya, terpikir olehnya betapa bosannya dia. bosan hari ini harus begini, besok harus begitu, lusa tetap harus seperti itu. kumpulan angka yang tersusun rapih dalam deretan spreadsheet yang merangkum laporan dari kegiatan korporasi selama satu pekan dipandanginya secara datar. basi, pikirnya.
dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumahnya, si otong punya trik sendiri untuk meminimalisasi terjebak dalam kemacetan. salah satu dari sekian banyak catatan kecil yang menghiasi memori jangka pendeknya. si otong sudah bisa memprediksi dan melakukan analisa, hari ini dia harus lewat mana, jam berapa, dan jalur mana (kiri atau kanan).
sesampainya di rumah, setelah si otong melepas kangen dengan keluarga, ia sambangi koran harian yang belum sempat ia baca. ia amati dari mulai tanggal terbitnya koran, jumlah halaman, rangkuman berita di halaman depan dan halaman belakang, sampai bagian keuangan yang selalu menampilkan grafik nan indah. sesekali ia tersenyum, sesekali ia mengerutkan dahinya. sembari baca koran, si otong sibuk mengganti saluran stasiun tv. pilih – pilih, tetapi tidak ada acara yang bagus. “oh iya, kalau hari selasa acara di stasiun tivi lokal tidak ada yang bagus” gumamnya.
belakangan ini sibuk di kantor sudah menjadi nama tengah. tidak sempat bersosialisasi dengan internet dan teman – teman di kantor adalah fitur yang harus diterima. berangkat ke kantor gelap, pulang ke rumah gelap. bahkan kadang pulang kerumah untuk berangkat kembali
. sampai di kantor, tidak punya banyak kesempatan buka firefox untuk bersosialisasi dengan internet yang sudah tidak seperti sediakala.
bukan berarti menolak untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang harus dikerjakan di tempat kerja
, tetapi semenjak pindah lantai, patch spX, dan restrukturisasi, aliran sungai ciliwung kembali deras. from a to z, dari yang harus dikerjakan saat ini, bisa dikerjakan nanti, bisa dikerjakan besok, bisa dikerjakan kapan – kapan, mendadak masuk dalam daftar “YANG HARUS DIKERJAKAN HARI INI”. ditambah dengan merembetnya ke sana- sini dari rasa penasaran, seolah 8:00 – 18:00 menjadi hanya 5 menit. di rumah, seringnya bermalam di ruang depan berhadapan dengan monitor crt 14″ demi menuntaskan hasrat penasaran dari PR di kantor. huhu.. padahal saat – saat ini pula ybs sedang mengalami masa yang sangat membutuhkan SUAMI SIAGA.
tiba – tiba jemari ini menjadi lincah di atas papan ketik, ketika menari tarian jaipong berbalut oracle10g, informix, aix, ksh, awk, perl. setiap baris yang teruntai adalah makna puitis dari dokumen sakti resmi yang disampaikan teman – teman di marketing, sales, dan timhore lainnya. beberapa kali sumpah serampah para pengamat, komentator, dan tuan hebat juga terselamatkan berkat tarian jemari ini.
mendadak kaget dan bahagia juga, ketika mendengar segerombolan teman – teman seper-bengongan terdahulu yang tiba – tiba meroket meloncati dua hingga tiga anak tangga dari tangga yang berjalan. congrats guys, see you at the top of roof. orang kanan, di tempat kanan, di waktu kanan. *ngaco*
pernah dan seringnya pak mario teguh menyampaikan (kurang lebih) “banyak orang yang sibuk melakukan hal yang sebenarnya tidak penting tapi dibuat penting. sementara mereka mengabaikan hal yang sebenarnya penting”. saat ini, daftar TODO yang tersusun sedikit berantakan masih sesuai dengan goal path dari buku “besar perjalanan seorang azil”. haha.. lagi – lagi unsur pembela diri yang jitu. baiklah, huff… begitulah perjalanan dari cita – cita dari pendambaan sebuah proses yang indah.
btw, selain pekerjaan kantor, kantor ke dua juga sedang membutuhkan perhatian khusus. jalannya mendadak tertatih pada saat harusnya sudah bisa ikut atletik jalan cepat atau sprint. bongkar – bongkar isi otak sambil menahan setiap detik jarum jam bergerak. dan satu lagi, penantian sir_azil_jr. sudah mendekati waktunya. dagdigdug walau daftar yang harus diselesaikan sudah hampir terpenuhi.
eh, apa kabar?